Batik Tulis Lampung Shiha Ali Tulang Bawang

Siapa yang tidak mengenal batik tulis? Hampir semua kalangan mengetahuinya. Selain proses pembuatannya memang rumit hasil karyanya juga cukup elegan karena benar-benar karya tulis tangan.Kali ini kami akan memperkenalkan batik tulis khas Lampung khususnya dari Kabupaten Tulang Bawang. Tepatnya di Pusat Kerajinan Batik Tulis Lampung Shiha Ali Tulang Bawang.

Motifnya tak terlepas dari ikon Lampung, Siger Lampung, dipadukan dengan motif khas Tulang Bawang yakni motif ikan, tumbuh-tumbuhan dan ada yg lebih spesifik lagi yaitu Buah Naga.Kenapa Buah Naga? Karena batik ini diproduksi oleh pembatik asal daerah Penawar Tama, salah satu kecamatan di Tulang Bawang. Penawar Tama memiliki ikon khas Buah Naga.

Hal itu disebabkan karena daerah ini banyak menghasilkan buah yang banyak digemari para penikmat jus buah, Buah Naga. Ups kita bukan mau bahas tentang buah naganya ya..kita bahas batik yang dihasilkan oleh daerah sarang naga ini. Wow.

Kelihatan kan itu di atas ada ibu-ibu sedang mewarnai batik. Ibu ini adalah salah satu karyawan yang bekerja di sentra kerajinan batik tulis Shiha Ali. Meski beliau tuna rungu namun rajin sekali membatik.

What, Tuna rungu? Iya di Sentra Batik Tulis Shiha Ali memang ada beberapa orang penyandang disabilitas atau difabel yang bekerja di sana.Ibu Nasheha, pemilik rumah produksi batik tulis Shiha Ali ini merupakan orang yang sangat peduli terhadap kelompok difabel. Ia menyediakan pekerjaan bagi kalangan yang dianggap tak bisa berbuat apapun tanpa bantuan orang lain ini.

Nyatanya dibawah asuhan Ibu Nasheha orang-orang difabel mampu menghasilkan karya yang sangat luar biasa. Batik tulis Lampung Shiha Ali ini contohnya telah sampai merambah tingkat dunia.Bahkan pada pertengahan Juni 2019 lalu mendapatkan penghargaan di Tabriz Islamic Art University di Turki sebagai The Best Weaving and Fabric Decoration, hasil karya tenun dan kain terbaik di dunia.Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Batik Tulis Lampung yang telah sampai mendunia.

Saat ini di Sentra Kerajinan Batik Tulis Shiha Ali ada 30an orang yang bekerja disana. Dalam sehari dengan tingkat kerumitan yang bervariasi, mereka mampu menghasilkan rata-rata 4 lembar kain batik.

Selain kelompok difabel yang secara khusus dibina dan diasuh oleh Ibu Nasheha, ada juga 2 kelompok pengrajin batik tulis dari desa tetangga yang membantu produksi batik tulis nan apik ini.

Alamat lengkap perusahaan rumahan yang telah mendunia ini di Desa Sidoharjo, Penawar Tama, Kabupaten Tulangbawang, Lampung. Bagi sobat yang mau berkunjung maka disini bisa langsung belajar membatik secara gratis. Kalau mau beli kain batiknya, tentu boleh dong.

Kalau dari Kota Menggala menuju pusat batik tulis ini kurang lebih memerlukan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan kendaraan bermotor.Arahnya sebelum Rawa Jitu. Jadi sekalian bisa meneruskan perjalanan ke objek wisata tambak di Rawa Jitu.

Demikian ulasan dari kami. Semoga bermanfaat.

6 Komentar

  1. yoharisna Balas

    Lampung kaya dengan beragam budaya kualitas dunia. Sayangnya, eksplorasi budaya blom semaksimal daerah lain seperti Jawa dan Bali. Aku sendiri jujur, belum tahu banyak ttg batik Lampung yg ternyata beragam seperti Batik Tulang Bawang Shiha Ali yg py cerita khas ini. Thanks buat tulisan kerennya. Mg Lampung makin membumi di tanah tercinta ini.

  2. Mutiara Fajar Balas

    Keren sekali! Saya jadi semakin tertarik untuk menjelajahi setiap sudut Kota Lampung. Terlebih lagi sentra batik tersebut menerima pegawai yang difabel. Luar biasa!

  3. Lilih Muflihah Balas

    Keren. Baru tahu saya kalau ada batik Lampung. Selama ini mugkin kurang publikasi ya tentang ini atau mungkin saya yang kurang uo to date ya. Hehe… Oia tampilan blognya saya suka. kapan-kapan kalua boleh, mau belajar

  4. Rika Widiastuti Altair Balas

    Selama ini aku selalu hanya tertarik melakukan perjalanan ke kota lain. Sekarang baru sadar bahwa Lampung punya banyak potensi yang patut kita banggakan. Dan baru tahu juga kalau Lampung punya batik tulis yang indah. Thanks tulisannya mas. Semoga kita bisa terus berperan lewat tulisan untuk mengenalkan Lampung lebih lagi.

  5. Naqiyyah Syam Balas

    Mantap banget batik tulis Lampung, semoga makin sukses dalam berkarya ya, salut deh dengan pengrajin batik tulis, perlu teliti banget. Jadi ingat zaman aku kecil Ibuku punya Sanggar Batik Rahayu di Bengkulu.

Tinggalkan Balasan ke Naqiyyah Syam Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *